Powered By Blogger

Minggu, 17 Februari 2019


PADA MANUSIA-MANUSIA BERKULIT SAWO MATANG
Oleh: Er Kha
Lagi-lagi mereka datang
Menantang desir angin, menegah hujan
Terlingkup permadani hijau terbentang..
Harmoni hari berambigu, pada manusia berkulit sawo matang

Agraris negeri tersingkap
Dibalik peluh, pada mereka manusia berkulit sawo matang
Merajut asa dalam tiap detak tempo, terasa olehnya
Langkahnya gontai, menatap tajam

Tanyakan pada mereka…
Pada manusia-manusia berkulit sawo matang
Inikah negeriku?
Benar…
Balada zamin agraris dari ranah khatulistiwa
Warisan nyata negeri seribu wajah, Indonesia

Lagi, potret lintang khatulistiwa mengangkasa
Tanah yang subur, hijau pepohonan, katanya..
Beragam adat budaya, dari mereka bumiputra
Tanyakan pada mereka…
Pada manusia-manusia berkulit sawo matang
Inikah negeriku?

Diam…
Tak usah bertanya
Cukup…
Aku adalah penghuni negeri ini
Ranah pertiwi titisan Tuhan, menurutku
Akulah yang terbuang
Dalam sendi kehidupan agraria

Aku bangga…
Aku tak malu…
Benar, ini potret lintang khatulistiwa
Jangan tanyakan lagi..
Aku, manusia berkulit sawo matang..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar